Penggunaan ternak dalam menentukan kualitas pakan memerlukan jumlah pakan yang banyak, waktu dan biaya yang mahal. Dalam beberapa dasawarsa terakhir ini, percobaan-percobaan telah dilakukan untuk mendapatkan metoda alternatif untuk mengestimasi kualitas pakan ternak dengan menganalisa sampel-sampel pakan. Tahun 1938 regresi pertama mengenai korelasi antara kecernaan in vivo dengan komposisi kimia dari bahan pakan. Dua puluh lima tahun kemudian diikuti dengan percobaan in vitro.
DOWNLOAD: EVALUASI PAKAN SECARA IN VITRO