SUPLEMENTASI PAKAN BERSERAT
Karakteristik umum beberapa jenis pakan asal limbah ditandai oleh kandungan protein yang rendah, fraksi serat yang tinggi dan memiliki kecernaan yang berkisar dari rendah hingga sedang. Limbah dengan karaketeristik demikian lebih sesuai digunakan sebagai bahan pakan ternak ruminansia. Pemanfaatan limbah sebagai pakan ternak secara langsung seringkali tidak mampu memenuhi kecukupan nutrisi baik untuk hidup pokok, produksi dan reproduksi.
Teknik suplementasi merupakan salah satu strategi yang lebih diarahkan pada upaya menciptakan kondisi optimum dalam sistem pencernaan ternak dan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi yang belum dapat dipenuhi oleh bahan pakan asal limbah. Suplementasi dapat diterapkan pada bahan pakan kasar (roughage), baik yang telah mendapat perlakuan maupun tidak. Suplementasi mempunayi 2 fungsi esensial (Devendra dan Sevilla 2002) yaitu :
- memacu pertumbuhan mikroba ruman
- meningkatan penyediaan protein untuk pencernaan dalam usus halus melalui protein by-pass atau undegradable protein (UDP).
Suplementasi pada pemberian pakan asal limbah mampu meningkatkan produktivitas ternak dengan mendukung perombakan selulosa dalam rumen, meningkatkan sintesis protein mikroba dan menyediakan nutrisi bagi ternak untuk hidup pokok, produksi dan reproduksi.
Kekurangan nutrien yang dibutuhkan mikroba rumen akan menurunkan biomasa dan aktivitas mikroba yang berimplikasi langsung terhadap kecernaan terutama pada bahan pakan berserat. Suplementasi mampu menjaga keseimbangan nutrien dalam rumen guna menjamin stabilitas ekosistem rumen yang mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan mikroba.
Karakteristik bahan suplemen yang berperan dalam menjaga stabilitas ekosistem rumen secara efisien diantaranya:
- bentuk fisik yang akan mempengaruhi motilitas dinding rumen, jumlah digesta yang tertahan dalam rumen dan laju alir pakan meninggalkan rumen.
- nutrien -selain amonia- yang menstimulasi pertumbuhan mikroba rumen.
- bahan pakan yang memacu pertumbuhan fungi atau menekankan biomasa protozoa atau keduanya.
Pemenuhan kekurangan nutrien guna menjamin stabilitas ekosistem rumen dan keseimbangan nutrien untuk ternak dapat dilakukan dengan:
- suplementasi dengan sumber N dan mineral
- suplementasi dengan hijauan berkualitas baik
- suplementasi dengan bahan yang by-pass ke dalam rumen.


